Breaking News

Kapolda Sosialisasikan Protap Tembak Ditempat

Sebanyak 280 anggota Polri di jajaran Polda Kalbar mengikuti sosialisasi Protap Kapolri 1/X/2010 Tentang Penanggulangan Anarki. Sosialisasi tersebut disampaikan langsung Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Sukrawardi Dahlan di Graha Khatulistiwa Polda Kalbar, Jumat (15/10).

Perwira pertama dan menengah atusias mengikuti sosialisasi tersebut. “Pemahaman Protap Kapolri 01/X/2010 adalah memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan terhadap masyarakat. Baik itu melindungi pelaku anarki, masyarakat sekitar, serta anggota polisi yang bertugas itu sendiri. Pada intinya polisi dalam hal ini melakukan tindakan melumpuhkan, bukan tindakan mematikan,” ujar Kapolda Kalbar, Sukrawardi Dahlan dalam paparannya.

Kapolda menyatakan, tindakan berupa tembak ditempat untuk aksi anarki menurut hanya dilakukan jika gangguan keamana mengancam pribadi, lingkungan, dan personil polisi. “Tindakan melumpuhkan baru boleh dilakukan jika pelaku anarki benar-benar telah mengancam keselamatan, namun dalam hal ini tindakan tegas harus terukur,” katanya.

Sukrawardi menyatakan anarki merupakan bentuk pelanggaran hukum yang membahayakan kemanan dan menganggu ketertiban masyarakat. Namun, penindakan cepat, tepat, dan tegas tersebut tetap mengedepankan prinsip-prinsip hak asasi manusia (HAM) dan perundang- undangan yang berlaku.

Sosialisasi itu dilakukan Kapolda dengan dua sesi, sesi pertama Kapolda memaparkan secara terperinci tentang protap Kapolri 1/X/2010 di antaranya menerangkan kepada perserta sosialisasi yang ada tentang dasar hukum yang ada.

Beberapa dasar hukum yang di sampaikan Kapolda Kalbar dalam sosialisasi tersebut. Beberapa di antaranya yakni Pasal 48 KUHP tentang tindakan terpaksa yang dapat diambil anggota polisi dan tindakan tersebut tidak dipidana.

Pasal 49 KUHP, mengenai perbuataan membela diri dan orang lain, termasuk kehormatan kesusilaan atau harta benda dari serangan atau ancaman yang mana tindakan tegas tersebut tak dapat dipidana.

“Agar dasar hukum tindakan tegas ini tidak disalahgunakan anggota di lapangan, saya memerintahkan kepada Kapolres, Kapolsek melatih anggotanya seuai Protap Kapolri,” ujar Kapolda kepada wartawan usai sosialissi.

Dalam sosialisasi tersebut, juga digelar simulasi penanggulangan anarki yang sesuai dengan Protap Kapolri yakni melumpuhkan tersangka tindakan, bukan mematikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s